Klinik & Apotek Silvi Medika

Skincare untuk Wajah Bruntusan: Face Wash, Toner, Serum, Dkk

Rekomendasi Skincare untuk Wajah Bruntusan
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Email

Bruntusan adalah kondisi di mana muncul bintik-bintik kecil pada permukaan kulit wajah yang terasa kasar apabila diraba. Beberapa faktor yang menyebabkan bruntusan antara lain adalah paparan polusi dan penggunaan skincare dengan kandungan bahan aktif yang bisa menimbulkan respon alergi. Selain itu, faktor ketidakseimbangan hormon juga memengaruhi munculnya bruntusan.

Bruntusan biasanya muncul di area dahi, pipi, atau dagu tanpa disertai dengan munculnya rasa sakit seperti jerawat. Namun bruntusan membuat kulit wajah menjadi terlihat tidak rata dan tidak sehat.

Cara menghilangkan bruntusan secara alami bisa dengan menggunakan lidah buaya dan madu. Namun jika Anda tidak ingin repot, menggunakan skincare yang tepat juga bisa jadi cara untuk menghilangkan jerawat.

Kandungan yang Bagus untuk Bruntusan

Bruntusan dapat diatasi dengan menggunakan skincare yang memiliki bahan-bahan aktif tertentu. Misalnya asam salisilat dan asam azelaic yang berfungsi sebagai eksfoliator ringan untuk membuka kembali pori-pori yang tersumbat sehingga menimbulkan bruntusan.

Lalu ada lidah buaya, centella asiatica, dan tea tree oil yang masing-masing memiliki senyawa antioksidan sehingga efektif untuk melawan kerusakan kulit akibat radikal bebas, sekaligus memberikan efek menenangkan pada kulit yang bruntusan.

Pengaplikasian skincare yang mengandung niacinamide dan glycerin juga dianjurkan, karena bagus untuk memperkuat skin barrier. Apabila skin barrier sehat, maka masalah kulit seperti bruntusan pun akan hilang dengan sendirinya. 

Kandungan yang Tidak Cocok untuk Kulit Bruntusan

Salah satu penyebab umum terjadinya bruntusan adalah produksi minyak berlebih yang menyebabkan minyak menjadi mudah menumpuk di pori-pori. Karena alasan inilah Anda tidak dianjurkan untuk menggunakan skincare atau produk kecantikan lain yang mengandung bahan-bahan yang terlalu oily dan komedogenik (bahan-bahan yang berpotensi untuk menyumbat pori-pori).

Bahan-bahan tersebut, antara lain adalah minyak kelapa, minyak almond, minyak zaitun, dan masih banyak lagi. Selain itu, bahan-bahan yang mudah mengiritasi kulit, seperti paraben, alkohol, dan pewangi juga tidak diperbolehkan karena akan membuat bruntusan semakin parah.

Oleh karena itu, teliti komposisi produk skincare sebelum membelinya. Pilih skincare yang menyertakan label “oil free” dan “non-comedogenic” supaya aman digunakan kulit bruntusan.

Rekomendasi Produk Skincare untuk Kulit Bruntusan

Kulit bruntusan membutuhkan produk skincare yang bisa membersihkan pori-pori, menghilangkan sel-sel kulit mati, dan menghidrasi kulit secara maksimal. Apabila Anda sedang mencari skincare untuk menangani masalah bruntusan, berikut ini adalah rekomendasi dari kami.

Sabun Cuci Muka untuk Kulit Bruntusan

Cuci muka dengan facewash yang tepat dapat menghilangkan bruntusan di wajah.
Cuci muka dengan facewash yang tepat dapat menghilangkan bruntusan di wajah. Gambar oleh Miriam Alonso di Pexels.

Sabun cuci muka adalah produk skincare basic yang berguna untuk membersihkan kotoran di wajah. Bagi pemilik kulit bruntusan, pilihlah sabun cuci muka yang bisa membersihkan kulit secara gentle namun tidak meninggalkan kesan kesat atau kering pada kulit.

1. Ekstrak Chamomile

Ekstrak chamomile berasal dari bunga chamomile yang sudah sejak lama dipercaya sebagai obat herbal untuk mengatasi masalah kesehatan, termasuk masalah kulit. Ekstrak chamomile memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu meredakan peradangan dan masalah kulit, seperti bruntusan.

Selain itu, ekstrak chamomile juga mampu memberikan perlindungan dari efek radikal bebas pada kulit. Hal ini tidak lepas dari aktivitas antioksidan di dalam ekstrak chamomile.

2. Lidah Buaya

Munculnya bruntusan bisa diakibatkan oleh produksi minyak berlebih oleh kelenjar sebacea. Oleh karena itu, gunakan bahan-bahan yang bersifat astringent yang dapat mengontrol produksi minyak seperti lidah buaya. Lidah buaya merupakan astringent alami yang dapat menyerap kotoran, membersihkan pori-pori, dan mengontrol sebum.

Keefektifan lidah buaya ini terdapat pada hasil penelitian di Jurnal Frontiers in Medicine yang menunjukkan bahwa pemberian gel lidah buaya bisa mengurangi jumlah papula (nama ilmiah bruntusan) dan area lesi hiperpigmentasi. Kulit yang semula kasar pun menjadi lebih lembut setelah responden menggunakan gel lidah buaya.

3. Teh Hijau

Teh hijau memiliki keunggulan karena kuatnya efek antioksidan di dalamnya. Dalam teh hijau terkandung berbagai jenis antioksidan seperti katekin, theaflavin, dan thearubigin. Ketiga jenis antioksidan ini dapat melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Selain antioksidan, teh hijau dapat berperan sebagai antiinflamasi dan antimikroba. Ini membuat pengaplikasian teh hijau di kulit mampu menghambat pertumbuhan bakteri dan mikroba lain yang bisa memicu jerawat, komedo, dan bruntusan.

Rekomendasi sabun cuci muka untuk kulit bruntusan:

Toner untuk Bruntusan

Setelah mencuci muka, gunakan toner untuk mengembalikan pH kulit Anda ke level normal. Bagi kulit bruntusan, penggunaan toner juga bertujuan untuk membuka pori-pori supaya kulit bisa menyerap rangkaian skincare selanjutnya secara maksimal.

1. Centella Asiatica

Centella asiatica yang juga dikenal sebagai pegagan adalah tanaman yang kaya akan fitokimia penting yang bermanfaat bagi kulit. Sebut saja vitamin C, vitamin A, vitamin B1 dan B2, niasin, dan karoten. Kandungan pada centella asiatica ini bisa meningkatkan kualitas kulit, supaya tampak lebih sehat, cerah, dan awet muda.

Menurut Indian Journal of Pharmaceutical Sciences pada tahun 2016, centella asiatica disarankan untuk mencegah dan memperbaiki berbagai kerusakan oksidatif pada kulit. Ekstrak centella akan bekerja dengan cara meningkatkan kelembapan kulit dan menurunkan jumlah penguapan air dari kulit.

2. Asam Salisilat

Untuk menghilangkan bruntusan, maka Anda perlu melakukan eksfoliasi wajah 2-3 kali seminggu. Tujuannya agar pori-pori terbebas dari sumbatan sebum dan kotoran.

Eksfoliasi sendiri bisa dilakukan menggunakan toner eksfoliasi. Bagi kulit bruntusan dan berjerawat, kandungan toner eksfoliasi yang disarankan adalah yang mengandung asam salisilat.

Asam salisilat merupakan jenis BHA (beta hydroxy acid) yang bagus untuk mengangkat sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit. Karena asam salisilat bersifat larut minyak, asam ini juga mampu menembus lapisan kulit terdalam dan membersihkannya  secara menyeluruh.

Rekomendasi toner untuk bruntusan:

Serum untuk Bruntusan

Serum mengandung bahan aktif khusus yang diformulasikan untuk setiap masalah kulit. Untuk menghilangkan bruntusan, pilihlah serum yang memiliki efek pembersihan, menenangkan, dan melembapkan kulit.

1. Asam Azelaic

Seperti jenis asam pada umumnya, asam azelaic dapat dijadikan eksfoliator ringan untuk menghilangkan sel-sel kulit mati. Dengan eksfoliasi menggunakan asam azelaic, pori-pori kulit pun bisa bebas dari penyumbatan.

Asam azelaic juga mengandung senyawa antiinflamasi dan antimikroba. Ini artinya, asam azelaic dapat membantu meredakan peradangan pada kulit sekaligus mengendalikan pertumbuhan bakteri. Karena aktivitas antiinflamasi dan antimikrobanya, asam azelaic ampuh untuk menghilangkan bruntusan dan jerawat.

2. Retinol

Paparan ultraviolet dari sinar matahari memicu kerusakan sel dan jaringan kulit yang bisa ditandai dengan munculnya bruntusan. Untuk memperbaiki kerusakan kulit, Anda dapat mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin A atau menggunakan skincare dengan turunan vitamin A, yaitu retinol.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa retinol memiliki efek positif yang kuat pada metabolisme kolagen. Produksi kolagen yang meningkat bisa mempercepat regenerasi sel kulit, sehingga sel kulit yang rusak bisa digantikan sel kulit baru yang lebih mulus dan sehat.

3. Niacinamide

Ketika kulit kehilangan kelambapan,  kelenjar sebaceous akan menghasilkan lebih banyak minyak untuk menjaga kelembapan kulit. Namun jumlah minyak yang banyak justru menyumbat pori-pori dan memunculkan bruntusan.

Untuk mencegah hal tersebut, Anda dapat menggunakan skincare yang mengandung niacinamide. Meskipun niacinamide lebih terkenal sebagai senyawa yang bermanfaat untuk mencerahkan kulit, nyatanya niacinamide juga mampu melembapkan kulit.

Sebuah penelitian mengungkapkan, pemakaian niacinamide dapat digunakan sehari-hari sebagai pelembap wajah yang efektif meningkatkan kualitas skin barrier. Pemakaian niacinamide tidak ditujukan untuk pemilik kulit berjerawat atau bruntusan saja. Niacinamide tergolong aman untuk dipakai semua jenis kulit.

Rekomendasi serum untuk bruntusan:

Sunscreen untuk Kulit Bruntusan

Paparan sinar matahari dapat menyebabkan kulit mudah berjerawat, bruntusan, dan kusam. Sehingga penting untuk melindungi kulit menggunakan sunscreen yang dilengkapi bahan-bahan di bawah ini.

1. Zinc Oxide

Hampir setiap produk sunscreen menyertakan kandungan zinc oxide di dalamnya. Ini dikarenakan zinc oxide merupakan bahan aktif yang dapat mencegah iritasi kulit, seperti luka, luka bakar, dan ruam yang diakibatkan paparan sinar matahari.

Selain sebagai pelindung kulit, zinc oxide juga termasuk golongan mineral yang memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi. 2 senyawa ini menjadikannya pilihan terbaik untuk menghilangkan bruntusan dan jerawat.

2. Vitamin E

Jaringan kulit yang rusak akibat bruntusan sering kali sulit untuk diperbaiki. Namun vitamin E, sebagai vitamin yang esensial untuk merawat kulit dapat membantu mempercepat perbaikan jaringan kulit.

Setelah kulit beregenerasi, vitamin E akan lanjut melindungi kulit dari radikal bebas dengan sifat antioksidannya. Kulit yang terlindungi dari radikal bebas akan semakin sehat dan terhindar dari penuaan dini.

3. Bakuchiol

Sunscreen tidak hanya melindungi kulit Anda dari sengatan sinar matahari. Saat ini, sudah banyak sunscreen yang menambahkan bahan-bahan tertentu supaya Anda mendapatkan manfaat lebih dari mengaplikasikan sunscreen.

Salah satu bahan tersebut adalah bakuchiol. Senyawa yang berasal dari biji tanaman psoralea corylifolia ini memiliki sifat stabil meski terkena paparan sinar matahari. Karena alasan itulah bakuchiol sering ditambahkan ke dalam sunscreen.

Pengaplikasian bakuchiol nantinya dapat mendatangkan manfaat bagi kulit. Dalam bidang dermatologi, bakuchiol bisa  merawat kulit sensitif yang rentan berjerawat dan bruntusan setelah terpapar sinar matahari, polusi, atau alergi pada senyawa tertentu.

Rekomendasi sunscreen untuk kulit bruntusan:

Moisturizer untuk Kulit Bruntusan

Pemilihan moisturizer yang tepat dapat membantu merawat kulit bruntusan. Hindari penggunaan moisturizer yang terlalu berminyak dan pilihlah moisturizer dengan bahan non komedogenic untuk mencegah bruntusan semakin parah.

1. Tea Tree Oil

Tea tree oil berasal dari ekstraksi tanaman Melaleuca alternifolia yang dikenal memiliki sifat antibakteri, antiinflamasi, dan antioksidan. Berbeda dengan bahan aktif berbahan dasar minyak lainnya yang tidak disarankan untuk wajah berjerawat, tea tree oil justru kebalikannya. Banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa tea tree bagus untuk menangani bruntusan dan jerawat yang parah.

Penggunaan tea tree oil sering dibandingkan dengan benzoil peroksida, sebuah bahan aktif yang sering dimasukkan dalam obat jerawat. Namun dikutip dari Paula’s Choice, tea tree dengan konsentrasi 5% menunjukkan hasil yang lebih baik daripada benzoil peroksida dengan nilai konsentrasi yang sama. 

2. Ceramide

Ceramide adalah senyawa yang secara alami diproduksi oleh stratum korneum dan berfungsi untuk menjaga kelembapan kulit. Akan tetapi, produksi ceramide di kulit bisa berkurang seiring pertambahan usia dan faktor lain yang mengakibatkan kulit menjadi kering. Oleh karena itu Anda membutuhkan skincare yang dapat menyuplai lebih banyak ceramide ke kulit.

Skincare dengan kandungan ceramide tidak hanya melembapkan kulit saja. Menurut penelitian oleh Lawrance, dkk pada tahun 2023, ceramide bisa mengobati masalah jerawat. Hasil penggunaan ceramide bahkan dinilai lebih baik dari penggunaan retinoid, antibiotik, dan benzoil peroksida. 

3. Gliserin

Gliserin merupakan humektan yang dapat menjaga ketersediaan air di dalam tubuh supaya tidak mudah dehidrasi. Gliserin bekerja dengan cara menarik air masuk ke lapisan kulit terluar ke lapisan kulit terdalam.

Saat ini keberadaan gliserin bisa Anda temukan di produk skincare ataupun kosmetik. Penambahan gliserin pada produk perawatan kulit ini dibutuhkan karena keberadaannya dapat melembapkan kulit pada kondisi kelembapan yang tinggi. Dengan konsentrasi sebesar 10%, gliserin juga bisa meratakan kulit yang bertekstur dan memberikan efek halus serta lembut pada kulit.

Rekomendasi moisturizer untuk kulit bruntusan:

Masker Wajah untuk Bruntusan

Masker wajah memang bukan skincare yang perlu digunakan setiap hari. Dengan bahan masker yang tepat, penggunaan masker 1-2 kali seminggu saja sudah cukup untuk meremajakan kulit dan membersihkan kulit dari radikal bebas penyebab bruntusan.

1. Madu

Masker dari madu dapat menghilangkan bruntusan.
Masker dari madu dapat menghilangkan bruntusan. Gambar oleh Roman Odintsov di Pexels.

Madu memiliki senyawa penting bernama senyawa fenolik yang bersifat antiinflamasi. Karena senyawa itulah pengaplikasian madu dapat mempercepat penyembuhan dan mengurangi peradangan di kulit yang bisa terjadi karena jerawat, bruntusan, eksim, dan masalah kulit lainnya.

Jika Anda ragu menggunakan madu karena teksturnya yang lengket, maka Anda bisa menggantinya dengan masker dengan kandungan madu yang sudah diformulasikan khusus untuk kulit. Penggunaan masker madu dapat melembapkan, mencegah penuaan dini, dan pastinya efektif untuk menghilangkan bruntusan hingga jerawat membandel.

2. Lemon

Masker lemon sudah lama dikenal sebagai masker wajah yang bisa mencerahkan sekaligus mengobati jerawat. Mengandung vitamin C dan antioksidan yang tinggi, lemon dapat membantu mengurangi dan mencegah hiperpigmentasi sehingga kulit tampak sehat, cerah, dan bercahaya.

Lemon juga diperkaya AHA/BHA yang berfungsi sebagai eksfoliator. Sehingga menggunakan masker madu dapat mengangkat sel kulit mati penyebab jerawat dan bruntusan.

Masker dengan kandungan lemon bisa dibeli di pasaran, namun Anda juga bisa membuatnya sendiri di rumah. Caranya dengan mencampur perasan lemon dengan sesendok madu organik, lalu aplikasikan ke wajah.

3. Arang Aktif

Arang aktif atau karbon aktif berbentuk bubuk hitam halus merupakan hasil pembakaran kayu atau batok kelapa menggunakan oksigen. Proses tersebut membuat arang memiliki daya serap tinggi sehingga mampu menyerap bahan kimia dan racun di tubuh.

Kemampuan arang aktif dalam menyerap racun dan bakteri membuat beberapa dermatolog percaya bahwa masker wajah arang aktif dapat membantu menghilangkan kotoran dari kulit. Sifat antibakteri dari arang aktif ini selanjutnya bisa mencegah pertumbuhan bakteri dan mengurangi jerawat serta bruntusan di permukaan kulit.

Rekomendasi masker untuk bruntusan:

Kesimpulan

Cara menghilangkan bruntusan yang tidak kunjung hilang dapat dilakukan dengan rutin menggunakan skincare yang mengandung bahan aktif seperti asam salisilat, centella asiatica, dan tea tree oil. Kandungan-kandungan tersebut memiliki efek eksfoliasi, antioksidan, dan antiinflamasi yang membantu membersihkan pori-pori, melawan kerusakan akibat radikal bebas, serta menenangkan kulit yang bruntusan.

Sebaliknya, perlu dihindari penggunaan produk dengan kandungan yang dapat menyumbat pori-pori, seperti minyak kelapa, alkohol, dan pewangi. Pilihlah produk skincare yang bersifat oil-free dan non-comedogenic supaya bruntusan bisa cepat hilang.

Rekomendasi produk untuk perawatan kulit bruntusan mencakup sabun cuci muka dengan ekstrak chamomile, toner dengan centella asiatica. Serum dengan asam azelaic, retinol, dan niacinamide. Sunscreen yang mengandung zinc oxide, vitamin E, dan bakuchiol. Moisturizer dengan tea tree oil, ceramide, dan gliserin. Serta masker wajah dengan madu, lemon, atau arang aktif sebagai perawatan tambahan.

Dengan perawatan yang tepat dan pemilihan produk yang sesuai dengan kebutuhan kulit, bruntusan dapat dihilangkan dengan cepat dan kulit dapat kembali sehat dan bersinar.

Kami harap artikel ini bermanfaat bagi Anda. Jangan lewatkan informasi kesehatan menarik lainnya yang kami bagikan di akun Instagram @kliniksilvimedika_

Artikel Terkait