Klinik & Apotek Silvi Medika

Apa itu Niacinamide dalam Skincare? Ini 5 Manfaatnya!

Apa itu Niacinamide dalam Skincare?
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Email

Niacinamide adalah senyawa yang saat ini populer digunakan sebagai bahan dasar produk perawatan kulit. Niacinamide dipercaya mampu mengatasi jerawat dan berbagai masalah kulit lainnya. Tidak heran jika niacinamide menjadi salah satu bahan yang paling banyak dicari orang ketika memilih produk skincare.

Penggunaan niacinamide secara rutin memiliki dampak yang lebih besar dari sekadar mengatasi jerawat. Niacinamide bahkan bisa mencegah kerutan sehingga Anda terhindar dari penuaan dini.

Sebelum memutuskan untuk membeli produk yang mengandung niacinamide, sebaiknya Anda mengetahui apa itu niacinamide dan apa saja manfaatnya bagi kulit Anda.

Yuk simak artikel ini sampai akhir.

Apa itu Niacinamide?

Niacinamide atau nicotinamide adalah bentuk Vitamin B3 yang dipercaya bermanfaat untuk mengatasi berbagai masalah kulit. Selain menyehatkan kulit, niacinamide bisa menghasilkan energi yang dibutuhkan sel kulit supaya berfungsi dengan benar.  

Niacinamide merupakan bahan aktif yang terdapat di berbagai suplemen kesehatan dan produk perawatan kulit. Skincare yang mengandung niacinamide antara lain serum, toner, pembersih, pelembab, serta masker wajah.

Selain itu, Niacinamide juga terdapat pada berbagai jenis makanan seperti telur, kacang-kacangan, ikan, susu, dan sayuran hijau.

Fungsi Niacinamide

Niacinamide tidak hanya baik untuk merawat kulit, sebagai vitamin, niacinamide juga memiliki fungsi lain yang baik bagi tubuh.

1. Sumber Energi

Niacinamide adalah vitamin larut air yang tidak disimpan di dalam tubuh. Untuk mencukupi kebutuhan niacinamide, Anda perlu mengonsumsi makanan atau suplemen yang mengandung niacinamide.

Di dalam tubuh, niacinamide akan diubah menjadi enzim yang dapat memecah lemak menjadi energi. Energi inilah yang dibutuhkan sel untuk melakukan regenerasi dan berbagai aktivitas sel lainnya.

2. Memelihara Kesehatan Kulit

Sesorang meneteskan serum yang mengandung niacinamide ke wajah.
Seseorang meneteskan serum yang mengandung niacinamide ke wajah. Gambar oleh RDNE Stock project di Pexels.

Manfaat utama dari niacinamide adalah memelihara kesehatan kulit. Untuk mendapatkan manfaat dari niacinamide, Anda bisa menggunakan skincare berbahan dasar niacinamide kemudian langsung saja diaplikasikan ke kulit.

Banyak peneliti percaya bahwa niacinamide memiliki efek antiinflamasi yang dapat mengurangi kemerahan dan peradangan akibat jerawat.

Sebuah jurnal dari Dermatologic Therapy yang terbit tahun 2017 melakukan studi literatur mengenai penggunaan niacinamide dan kejadian acne vulgaris. Hasil menunjukkan bahwa niacinamide pada obat oles maupun oral dapat mengurangi jerawat secara signifikan.

3. Mencegah dan Mengobati Defisiensi Vitamin B3

Sebagai bagian dari vitamin B3, niacinamide dapat mencegah tubuh dari kekurangan vitamin B3 yang biasa disebut juga dengan penyakit pellagra. Penyakit ini ditandai dengan kulit kasar, diare, demensia, dan urin yang mengandung niasin.

Untuk itu, hindari diet ekstrim dan terapkan pola makan seimbang supaya asupan vitamin tei tercukupi.

Manfaat Niacinamide untuk Wajah

Banyaknya manfaat niacinamide untuk kulit membuat senyawa ini jadi bahan aktif yang hampir selalu ada di produk perawatan wajah terkini. Berikut ini adalah beberapa manfaat yang akan Anda peroleh jika rutin menggunakan skincare berbahan dasar niacinamide.

1. Mengatasi Jerawat

Berbagai sumber dan hasil penelitian menyebutkan bahwa niacinamide bisa membantu mengatasi masalah jerawat. Mulai dari bruntusan hingga jerawat parah yang mengalami peradangan seperti papula dan pustula.

Anda bisa melihat hasilnya jika rutin menggunakan skincare yang mengandung niacinamide secara rutin. Seiring berjalannya waktu, jerawat Anda akan membaik dan tekstur kulit akan jauh lebih baik.

2. Menyamarkan Bintik Hitam

Noda hitam bisa disebabkan oleh berbagai hal seperti bekas jerawat ataupun bintik hitam akibat paparan sinar matahari.

tKandungan niacinamide pada berbagai produk perawatan wajah dianggap mampu memblokir enzim yang bertanggung jawab untuk memproduksi pigmentasi atau melanin, serta mampu mencerahkan dan menghilangkan noda hitam di kulit.

3. Mengurangi Garis Halus dan Kerutan

Niacinamide tidak bisa bekerja sendirian dalam mengatasi masalah penuaan. Senyawa ini perlu dikombinasikan dengan bahan aktif lainnya.

Salah satu bahan yang terkenal bagus untuk mengurangi tanda-tanda penuaan adalah retinol. Penggabungan niacinamide dan retinol dinilai bisa menyamarkan kerutan dan garis halus secara bertahap. Bukan cuma itu, rutin menggunakan niacinamide dan retinol dapat membuat kulit penggunanya menjadi lebih lembab, elastis, dan cerah.

4. Melembabkan Kulit

Kulit menjadi salah satu organ penting dari tubuh Anda yang melindungi tubuh dari tekanan dan perubahan suhu. Maka dari itu Anda perlu menjaga kelembaban kulit Anda.

Karena jika kelembaban kulit hilang, fungsi kulit tidak dapat bekerja secara maksimal. Selain itu, kulit yang kering juga menjadi tidak sehat, kusam dan bersisik, dan juga menjadi lebih sensitif.

5. Melindungi Kerusakan Kulit Akibat Sinar Matahari

Paparan sinar matahari berlebih bisa menyebabkan kulit Anda mengalami masalah bahkan kerusakan jika dibiarkan tanpa perawatan.

Oleh karena itu, Anda dapat menggunakan skincare yang mengandung niacinamide. Karena niacinamide secara bersamaan dapat membangun kembali sel-sel kulit yang sehat sekaligus melindunginya dari kerusakan yang disebabkan oleh sinar ultraviolet.

Kelompok Risiko yang Rentan Menggunakan Niacinamide

Meski bukan bahan kimia keras, akan tetapi niacinamide cenderung bisa menimbulkan efek samping pada beberapa kelompok risiko. Apabila Anda termasuk dalam daftar kelompok ini, sebaiknya perlu berhati-hati dalam menggunakan skincare dengan kandungan niacinamide.

  • Ibu hamil dan menyusui. Niacinamide umumnya aman digunakan ibu hamil dan menyusui. Akan tetapi, hormon pada kelompok ini seringkali tidak seimbang sehingga bisa membuat kulit jadi lebih sensitif pada bahan kimia tertentu, termasuk niacinamide. Jika benar-benar dibutuhkan, ibu perlu memerhatikan dosis niacinamide. Jumlah maksimum yang disarankan bagi ibu hamil adalah 30 – 35 mg.
  • Anak-anak. Niacinamide kemungkinan aman digunakan anak-anak selama dosisnya tidak melebihi jumlah yang dianjurkan. Dosis nicinamide yang dianjurkan untuk anak-anak yaitu:
    • Anak usia 1 – 3 tahun maksimal 10 mg per hari;
    • Anak usia 4 – 8 tahun maksimal 15 mg per hari;
    • Anak usia 9 – 13 tahun maksimal 20 mg per hari;
    • Anak usia 14 – 18 tahun maksimal 30 mg per hari.
  • Orang dengan penyakit hati atau empedu. Orang dengan penyakit hati atau empedu perlu berhati-hati saat menggunakan atau mengonsumsi produk dengan kandungan niacinamide. Karena niacinamide diketahui dapat memperburuk kondisi pasien.
  • Orang dengan masalah ginjal. Orang yang melakukan dialisis untuk penyakit ginjal sebaiknya perlu untuk menghindari niacinamide. Sebab, niacinamide dapat menurunkan jumlah darah saat diminum oleh pasien dialisis.

Interaksi Niacinamide dengan Bahan Lain

Tidak semua bahan pada produk perawatan kulit dirancang untuk digunakan secara bersamaan. Kombinasi bahan-bahan tertentu justru dapat menyebabkan kulit menjadi iritasi atau dapat mengurangi keefektifan produk tersebut.

1. Niacinamide dengan Asam Salisilat

Niacinamide dan asam salisilat merupakan 2 senyawa asam yang boleh digabungkan. Manfaat ke

nya hampir sama, tetapi memiliki mekanisme kerja yang berbeda.

Asam salisilat mampu menghilangkan kusam dengan cara membersihkan kotoran hingga ke dalam pori-pori wajah. Sedangkan niacinamide dapat melindungi kulit dari sinar matahari. Sehingga penggunaan keduanya berpotensi menghasilkan tampilan kulit yang lebih bersih dan cerah.

2. Niacinamide dengan Retinol

Retinol adalah bahan terbaik yang bisa digabungkan dengan niacinamide. Bahkan para ahli mengatakan bahwa kombinasi keduanya bisa membuat kulit mendapat banyak manfaat.

Retinol merupakan bagian dari vitamin A yang efektif dalam menghalau penuaan, seperti garis halus, keriput, kulit kendur, dan lain-lain. Meskipun begitu, retinol memiliki efek samping berupa kulit kering.

Dengan mengoleskan serum atau pelembab yang mengandung niacinamide, maka kulit yang semula kering akan kembali terhidrasi dan lembap. Jadi, Anda akan mendapatkan kulit yang tampak lebih muda tanpa mengalami iritasi.

3. Niacinamide dengan AHA/BHA

Sebagai eksfoliator, AHA/BHA memiliki pH rendah, sedangkan niacinamide memiliki kadar pH yang lebih tinggi atau mendekati pH normal. Penggunaan niacinamide dan AHA/BHA secara bersamaan justru dapat mengurangi efektivitas 2 bahan ini.

Lalu, apakah AHA/BHA dan niacinamide boleh digunakan bersamaan? Jawabannya adalah boleh digunakan bersamaan dengan catatan tertentu.

  • Gunakan di waktu yang berbeda. Untuk menghindari iritasi, Anda dapat memisahkan penggunaan AHA/BHA dan niacinamide di waktu yang berbeda. Misalnya, Anda menggunakan AHA/BHA di malam hari dan menggunakan niacinamide di pagi hari. Cara ini sebenarnya efektif mengingat produk AHA/BHA dianjurkan untuk tidak digunakan saat siang hari karena kulit akan menjadi sensitif terhadap sinar matahari. Sebaliknya, penggunaan niacinamide di pagi hari bagus untuk menjaga kulit tetap terhidrasi saat cuaca panas.
  • Memberi jeda 30 menit. Jika Anda tidak sedang buru-buru, AHA/BHA dan niacinamide juga bisa digunakan dalam satu waktu namun dengan jeda 30 menit. Pertama, gunakan produk AHA/BHA terlebih dahulu. Diamkan selama 30 menit hingga cairan menyerap ke kulit dengan optimal. Selanjutnya, gunakan niacinamide supaya wajah yang kering karena AHA/BHA menjadi lebih lembab.

4. Niacinamide dengan Vitamin C

Baik niacinamide dan vitamin C, keduanya sama-sama mengandung antioksidan. Mencampurkan keduanya mengakibatkan kandungan antioksidan yang bagus bagi kulit justru tidak bekerja secara maksimal.

Selain itu, kombinasi niacinamide dan vitamin C dapat merusak rantai vitamin C itu sendiri. Akibatnya kulit menjadi kemerahan dan memicu timbulnya jerawat hingga breakout parah.

FAQ Niacinamide

Apa fungsi niacinamide?

Niacinamide berfungsi untuk menghasilkan energi bagi aktivitas sel tubuh, memelihara kesehatan kulit, serta mencegah dan mengobati defisiensi B3 yang dapat menyebabkan berbagai penyakit.

Apa manfaat niacinamide?

Penggunaan niacinamide bermanfaat untuk mengatasi jerawat, menyamarkan bintik hitam, mengurangi garis halus dan kerutan, melembabkan kulit, dan mencegah kerusakan kulit akibat sinar matahari.

Niacinamide dipakai kapan?

Sebagai pelembab, niacinamide bisa digunakan saat pagi dan malam hari. Sifatnya yang mampu menghidrasi cocok dipakai setelah pemakaian skincare dengan kandungan tertentu yang menyebabkan iritasi atau kulit kering.

Apakah niacinamide boleh digabung dengan retinol?

Retinol yang merupakan vitamin A cocok digabung dengan niacinamide. Kombinasi 2 bahan ini bagus untuk menghilangkan tanda-tanda penuaan.

Apakah niacinamide boleh digabung dengan AHA/BHA?

Niacinamide dan AHA/BHA memiliki tingkat pH yang berbeda, sehingga menggunakan keduanya di waktu yang sama sebenarnya tidak dianjurkan. Sebaiknya gunakan AHA/BHA di malam hari dan niacinamide di pagi hari, atau beri jeda selama 30 menit setelah pengaplikasian AHA/BHA sebelum niacinamide.

Apakah niacinamide boleh digabung dengan vitamin C?

Niacinamide tidak boleh digabung dengan vitamin C karena bisa membuat kinerja keduanya jadi tidak efektif. Niacinamide juga bisa merusak rantai kimia dari vitamin C yang dikhawatirkan nantinya dapat membuat kulit menjadi lebih sensitif, kemerahan, dan mudah berjerawat.

Apakah salicylic acid boleh dicampur dengan niacinamide?

Salicylic acid atau asam salisilat merupakan bahan yang pas dikombinasikan dengan niacinamide. Gabungan keduanya bisa membuat kulit tampak lebih sehat dan cerah.

Rekap dan Kesimpulan        

Niacinamide adalah salah satu senyawa yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh, terlebih kesehatan kulit. Keberadaan niacinamide pada produk perawatan kulit dinilai mampu untuk mengatasi banyak masalah, seperti menyamarkan penuaan dan noda hitam, melindungi dari kerusakan akibat sinar matahari, serta membuat kulit jadi lebih lembab.

Akan tetapi, tidak semua orang bisa menggunakan skincare berbahan dasar niacinamide. Sebab sebagai bahan kimia, niacinamide ini bisa menimbulkan efek samping bagi kelompok yang rentan. 

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Gabungkan niacinamide dengan bahan-bahan lain, misalnya retinol, AHA/BHA, atau asam salisilat. Hindari kombinasi niacinamide dan vitamin C supaya kulit terhindar dari iritasi.

Terima kasih telah membaca artikel ini hingga selesai. Semoga informasi dalam artikel ini bermanfaat bagi Anda. Anda juga dapat menemukan berbagai informasi menarik lainnya terkait kesehatan di akun Instagram @kliniksilvimedika_.

Artikel Terkait